← back to the blog


Kioson Gelar Program Digitalisasi Warung Kelontong di Puncak

Posted on January 2nd, 2019 in CSR Kioson

Sepanjang tahun 2018, Kioson konsisten membantu UMKM atau warung-warung kecil dengan program “Digitalisasi UMKM”. Program ini sendiri bertujuan untuk menjembatani para pemilik usaha kelontong di desa agar bisa ikut memanfaatkan teknologi dan melebarkan bisnis mereka dengan menggunakan aplikasi Kioson.

Setelah selesai melakukan digitalisasi di daerah Kuningan, Jawa Barat dan Desa Randusari. Pada 20 Desember 2018 kemarin, giliran Puncak dan Bogor yang menjadi target program ini. Tim CSR Kioson mengunjungi beberapa pemilik warung kelontong untuk memberikan tablet dan saldo Kioson termasuk memberikan edukasi aplikasi Kioson kepada pemilik warung kelontong.

Salah satunya, ada Ibu Nenti, 29 tahun dan sudah memulai usahanya sejak 2014. Warung kelontong ini sendiri sudah terkenal di daerah Mega Mendung, kampong Baru sebagai Warung Ambu, selain warung kelontong Ibu Nenti juga berjualan sayuran (ketoprak, gado-gado dan lotek) untuk penghasilan sehari-harinya. Kehadiran Kioson menjadi kabar gembira bagi Ibu Nenti karena membuka peluang-peluang baru.

Sebelumnya Ibu Nenti belum pernah menggunakan aplikasi online apapun untuk berjualan, ia menganggap dengan adanya program digitalisasi UMKM dari Kioson sangat membantu warung kelontongnya semakin maju. Ia juga melihat peluang besar dikarenakan Warung Ambu menjadi satu-satunya warung di daerahnya, termasuk pertimbangan jarak dan kebutuhan pelanggan akan paket data internet atau mengirimkan uang tanpa harus ke Bank.

Kemudahan yang diterima Ibu Nenti ini juga dirasakan oleh Mitra lain yang dikunjungi Kioson. Ada Pak Wawan, yang letak warungnya di daerah Cirangrang kampung Anyar dia juga memiliki sampingan bengkel. Sebelumnya dia memakai pulsa Multichip, tapi karena fitur-fitur di aplikasi Kioson lebih banyak kesempatannya untuk mengembangkan usahanya pun makin besar. Ada juga Ibu Eis, 42 tahun, memiliki usaha kios pulsa sambil berjualan sayur. Ibu Khadijah, 34 tahun, sudah berjualan 7 tahun dengan dagangan yang beraneka macam mulai dari kelontong, makanan, gorengan, dan pulsa dan masih banyak lagi mitra lainnya.

 

Profil-profil pengguna yang menjadi sasaran target program digitalisasi UMKM ini sangat diperlukan untuk menciptakan peluang usaha yang menguntungkan. Peran aplikasi Kioson bisa menjadi jembatan bagi pemilik usaha warung untuk memanfaatkan teknologi sekaligus menjadi penghubung dengan orang-orang di sekelilingnya yang masih kesulitan untuk mengakses bank atau pembayaran yang mengharuskan mereka online.